Pengobatan IBS – Dapatkah Pengobatan IBS Membantu Mengatasi Usus Saya yang Iritasi?

IBS adalah suatu kondisi yang tidak nyaman dimana saluran pencernaan mengalami kesulitan untuk bergerak melalui usus kecil. Obat IBS tersedia dalam bentuk laksatif, obat untuk sembelit, antidiare, pelunak feses, dan antibiotik.

Obat-obatan ini digunakan untuk memecah bahan padat atau lendir yang dapat menyebabkan lapisan keras usus kecil menempel pada dinding usus. Obat pencahar bisa diminum atau lendir bisa dipijat ke dalam rektum untuk melonggarkan tinja. Banyak orang dengan IBS memiliki masalah dengan usus mereka dan perlu memiliki pelunak feses untuk membantu melunakkan tinja dan memudahkan mereka untuk mengeluarkannya.

Cara kerja obat-obatan ini adalah dengan merangsang sfingter yang ditemukan di dalam usus. Otot ini bertugas menjaga makanan agar tidak masuk ke perut. Ketika seseorang menderita IBS mereka mengalami kesulitan mengontrol usus mereka dan sering kali akan mengalami sakit perut setelah makan.

Ada banyak obat yang menyebabkan gejala seperti kembung dan gas pada malam hari seperti untuk refluks asam. Orang dengan IBS akan sering menemukan bahwa ketika mereka bangun di pagi hari, perut mereka sakit dan nyeri. Ada juga beberapa obat yang dapat mengiritasi esofagus. Beberapa yang umum termasuk antasida, penghambat beta, pengurang asam, dan penghambat histamin.

Pengobatan sembelit bisa sangat efektif bagi banyak orang. Mereka dapat membantu meringankan orang yang menderita diare dan kembung di siang hari. Beberapa obat lain untuk sembelit adalah enema dan pencahar.

Beberapa orang mengonsumsi obat untuk gangguan pencernaan karena sangat tidak nyaman. Ketika seseorang menderita IBS, mereka mungkin menemukan bahwa hidup mereka tidak berjalan semulus yang mereka kira. Hal ini dapat menyebabkan depresi dan kecemasan. Pengobatan dapat meredakan gejala IBS, tetapi tidak dapat menyembuhkan masalah.

Mungkin bermanfaat untuk melakukan beberapa latihan untuk membantu Anda rileks sebelum buang air besar. Ini dapat membantu Anda mengurangi stres. Ada banyak produk di luar sana di pasaran yang dapat membantu membebaskan Anda dari gejala IBS Anda.

Meskipun Anda tidak harus minum obat yang diresepkan dokter, Anda harus mencoba mengurangi asupan makanan tertentu. karena ini dapat membantu Anda mengatasi masalah IBS.

Jika Anda menderita IBS, Anda perlu mencoba perubahan pola makan untuk meningkatkan sistem pencernaan Anda. Banyak orang telah melaporkan bahwa mengurangi jumlah gula dan lemak dalam makanan mereka dan minum banyak air telah membantu mereka mengendalikan gejala IBS.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah alergi makanan Anda. Jika Anda menderita alergi terhadap makanan tertentu, Anda mungkin ingin mengubah makanan yang membuat Anda alergi untuk menghindari IBS.

Jangan makan makanan tinggi protein kecuali jika diresepkan oleh dokter Anda. Selain itu, jika Anda sedang mengonsumsi obat apa pun, Anda mungkin ingin menghindari makanan tersebut. yang bisa memicu reaksi alergi. Salah satu jenis makanan yang mungkin bisa menjadi pemicu alergi adalah daging sapi.

Pola makan yang baik untuk diikuti adalah yang kaya serat dan rendah daging. Selain itu, makan setidaknya delapan hingga sepuluh gelas air setiap hari. Ini dapat membantu membuang racun dari tubuh yang mungkin menyebabkan Anda menderita IBS.

Jika Anda sedang minum obat untuk mengurangi kembung, Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk mengubah pola makan. Coba tingkatkan kandungan serat dalam makanan Anda. Ini akan membantu Anda menghindari sembelit. Anda juga harus mencari makanan tinggi protein.